Cara menghitung volume air yang sebenarnya
Ukuran aquarium dan jumlah air di dalamnya adalah dua angka yang berbeda. Untuk mendapatkan air yang sebenarnya dengan kalkulator ini:
- Ukur panjang dan lebar bagian dalam, dari kaca ke kaca.
- Ukur tinggi air, bukan tinggi aquarium: dari permukaan pasir atau kerikil sampai permukaan air. Dengan begitu substrat dan ruang kosong di atas sudah tidak dihitung.
- Masukkan ketiga angka itu. Hasilnya adalah air di dalam aquarium.
- Jika ada banyak kayu atau batu besar, kurangi lagi sekitar 5%.
Contoh perhitungan
Aquarium 60 x 30 x 30 cm (ukuran luar) berisi 54 liter saat kosong. Setelah ditata:
- Bagian dalam dengan kaca 6 mm: sekitar 58,8 x 28,8 cm.
- Ada kerikil 5 cm, dan air berhenti 2 cm di bawah bibir kaca.
- Tinggi air: 29,4 - 5 - 2 = 22,4 cm.
- 58,8 x 28,8 x 22,4 = 37.933 cmΒ³, yaitu sekitar 37,9 liter.
Jadi aquarium β54 literβ hanya berisi sekitar 38 liter air, sekitar 30% lebih sedikit. Sebagian besar selisihnya berasal dari lapisan kerikil 5 cm. Dengan kerikil 2 cm saja, isinya sekitar 43,0 liter.
Air juga mengisi celah kecil di antara butiran kerikil, jadi jumlah air sebenarnya sedikit lebih banyak dari perhitungan ini.
Kenapa volume air sebenarnya penting
- Obat: memberi takaran untuk 54 liter ke aquarium yang berisi 38 liter berarti sekitar 40% terlalu banyak.
- Ganti air: 25% di contoh ini sekitar 9,5 liter, bukan 13,5.
- Jumlah ikan: berapa ikan yang bisa dipelihara tergantung airnya. Lihat kalkulator tebar ikan akuarium.
Patokan mudah dan cara ember
Jika tidak bisa mengukur bagian dalam, pakai 85-90% dari volume aquarium untuk substrat 3-5 cm. Cara paling tepat adalah menghitung airnya: saat mengisi berikutnya, pakai ember bertanda 10 liter dan hitung berapa ember.
Untuk volume total aquarium, gunakan kalkulator volume akuarium dalam liter.